Jumat, 30 Desember 2011

SATUAN ACARA PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

SATUAN ACARA PENYULUHAN KEBERSIHAN MULUT

Bidang studi   : Keperawatan Jiwa
Topik               : Kesehatan gigi dan mulut
Sasaran            : Pasien di Klinik Jiwa Avicena Makassar
Tempat            : Klinik Jiwa Avicena Makassar
Hari/ Tanggal  : Senin, 5 Desember 2011
Waktu                         : 1 x 30 menit

A.    Latar Belakang
Pemenuhan personal hygiene/ kebersihan diri merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Pemeliharaan hygiene perorangan diperlukan untuk kenyamanan, individu, keamanan dan kesehatan. Salah satu bagian dari kbersihan diri adalah kebersihan gigi dan mulut.
Mulut merupakan salah satu jalan utama masuk dan berkembangnya mikroorganisme penyebab penyakit, sehingga sangatlah untuk selalu menjaga kebersihannya.
Kondisi seseorang dengan gangguan jiwa tentunya juga akan mempengaruhi pemenuhan kebersihan diri. Dimana, kondisi kesehatan yang ditandai dengan adanya perubahan dalam berpikir, suasana hati atau perilaku (gabungan darinya) yang berkaitan dengan distress atau kerusakan fungsi dan hal tersebut dapat mngakibatkan seseorang tidak lagi memperhatikan kebersihan dirinya, termasuk kebersihan gigi. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian perawat yang sudah menjadi tugasnya untuk memenuhi kebutuhan klien.
Dari hasil observasi di Klinik Jiwa Avicena , lebih dari 50% klien mengalami caries gigi, dan bau mulut. Atas dasar tersebut, kami merasa perlu untuk melakukan penyuluhan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan derajat kesehatan klien di Klinik Jiwa Avicena.
B.     Tujuan
1.       Umum
Setelah diberikan penyuluhan kesehatan, diharapkan pasien di ruang perawatan kenanga dapat memahami tentang kebersihan mulutdengan benar.
2.       Khusus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene diharapkan pasien dapat :
a.       Klien mengetahui pengertian kebersihan mulut
b.      Klien mengetahui  manfaat menjaga kebersihan mulut
c.       Klien mengetahui  faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan mulut
d.      Klien mengetahui  dampak yang sering timbul pada masalah kebersihan mulut
e.       Klien mengetaahui cara mencegah kelainan pada gigi dan mulut
f.       Klien mengetahui  cara menyikat gigi yang benar
g.      Klien mampu mendemonstrasikan cara menyikat gigi yang benar
C.     Sasaran dan Target
Sasaran : Pasien di klinik jiwa Avicena Makassar
Target   : Pasien dengan gangguan konsep diri : Harga diri rendah
D.    Metode
1.      Ceramah
2.      Diskusi / tanya jawab
3.      Demontrasi
E.     Media dan Alat
Flip Chart , liflet  
F.      Waktu dan tempat :
Hari                      : Sabtu
Tanggal                : 17 Desember 2011
Jam                      : 09.00- 09.30
Tempat                 : Ruangan Kenanga
G.    Pengorganisasian
1.   Penyaji (Irmayanti Fathul )
ð  Memaparkan materi tentang hasil pendataan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan.
ð  Bersama moderator melaksanakan diskusi/curah pendapat tentang penentuan prioritas maslah dan alternatif pemecahan maslah serta waktu pelaksanaan kegiatan.
2.      Moderator (Kurnia Sari Ningsi)
Memandu acara diskusi / tanya jawab dan curah pendapat
3.      Observer (Nur aliyah)
a.       Mengobservasi jalannya acara
b.      Bila terjadi penyimpangan acara observer bertanggung jawab mengingatkan moderator dan fasilitator.
c.       Memberikan masukan dari kegiatan tersebut
d.      Membuat catatan tentang hal-hal penting yang terjadi selama acara berlangsung
4.      Fasilitator ( Yulianti, Muhammad Darwis, Sri Wahyuni, Mirnawati, A. Adriana Amal, Nurlaelah Usman)
Bertanggung jawab membuat pemerataan diskusi, meningkatkan partisipasi serta membantu dalam proses kelancaran diskusi.
5.      Demonstran (Nurul fadhilah gani)
Mendemonstrasikan
H.    Setting Tempat

Pnj
M
                                                                                 



F
F
F
F
F
F
P
P
P
P
Px
Px
O
 









Keterangan:
M
F
                  : Fasilitator                                          : Moderator
                 
                 
Pnj
P           
                  : pasien                                                : Penyaji

O
                  : Observer
                 
I.       Susunan Acara

No.
Tahap
Kegiatan Penyuluh
Kegiatan pasien
Media
Waktu
1.













2.


































3.
Pendahuluan













Penyajian


































Penutup



1.      Memberi salam terapeutik


2.      Memperkenalkan diri



3.      Menjelaskan tujuan




4.      Kontrak waktu


1.     Menggali sejauhmana pengetahuan pasien tentang kebersihan mulut
2.     Menjelaskan pengertian kebersihan mulut
3.     Menjelaskan  manfaat menjaga kebersihan mulut
4.     Menjelaskan  faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan mulut
5.     Menjelaskan  dampak yang sering timbul pada masalah kebersihan mulut
6.     Menjelaskan cara mencegah kelainan pada gigi dan mulut
7.     Menjelaskan cara menyikat gigi yang benar
8.     Memberikan kesempatan bertanya bagi pasien
9.     Menjawab atau menjelaskan materi yang belum dimengerti
10. Mendemonstrasikan salah satu dari personal hygiene yaitu menyikat gigi
11. Memberikan kesempatan pada pasien untuk mempraktekkan





1.      Melakukan evaluasi
2.      Menyimpulkan materi yang disampaikan
3.      Membagikan liflet
4.      Menutup penyuluhan
5.      Memberikan salam

Menjawab salam

Mendengarkan dan memperhatikan

Mendengarkan dan memperhatikan


Menyetujui kontrak

Memberikan pendapat

Mendengarkan

Mendengarkan

Mendengarkan


Mendengarkan


Mendengarkan


Mendengarkan

Bertanya

Mendengarkan


Memperhatikan


Mempraktekkan















Plip chart

































Liflet


5 menit













15 menit


































10 menit










 J.       Kriteria Evaluasi

Tahap
Indikator keberhasilan
Struktur
1.      Tersedianya pre planning
2.      Terbentuknya kontrak dengan pasien
Proses
1.      Perawat diterima oleh pasien  
2.      Pandkes dapat berlangsung sesuai dengan waktu dan tujuan tanpa ada kesulitan dari pasien maupun dari perawat
3.      Pasien  kooperatif dalam diskusi / demonstrasi

Hasil
1.      Perawat
Perawat dapat melakukan pen-kes sesuai dengan TIK secara benar
b.      2. Pasien  :
a.       Menjelaskan pengertian kebersihan mulut sesuai dengan bahasa sendiri
b.      Menyebutkan 3 dari 3 manfaat menjaga kebersihan mulut
c.       Menyebutkan 4 dari 4 faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan mulut
d.      Menyebutkan 3 dari 5 dampak yang sering timbul pada masalah kebersihan mulut
e.       Menyebutkan 4 cara mencegah kelainan pada gigi dan mulut
f.       Menjelaskan cara menyikat gigi yang benar
g.      Mempraktekkan cara menyikat gigi yang benar





MATERI PENYULUHAN
KEBERSIHAN MULUT

1.       Definisi
Kebersihan mulut adalah tindakan pemeliharaan atau pencegahan agar rongga mulut kita tetap bersih dan sehat (Wartonah, 2006).
Kebersihan mulut adalah usaha untuk menjaga mulut tetap sebersih dengan cara menyikat gigi dan flossing untuk mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi (Potter dan Perry, 2005).
2.       Faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan mulut
a.       Gigi
b.      Waktu
c.       Makanan
d.      Bakteri
3.       Manfaat menjaga kesehatan mulut
a.       Gigi menjadi bersih dan sehat
b.      Mencegah timbulnya caries karang gigi, lubang gigi dan penyakit lainnya
c.       Memberikan perasaan segar dalam mulut
4.       Akibat dari tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut
a.       Gigi berlubang
b.      Karang gigi
c.       Infeksi pada gusi
d.      Bau mulut
e.       Sariawan
5.       Pencegahan kelainan pada gigi dan mulut
Kendalikan keempat faktor yang berperan, dengan cara:
a.       Menyikat gigi
Cara menyikat gigi yang benar adalah sebagai beriukut:
1)      Pemilihan sikat gigi yg benar
2)      Gosok gigi secara benar & teratur 2x sehari
3)      Gogok gigi yang baik dan benar agar sisa makanan dan plak dapat dibersihkan
4)      Untuk gigi atas gerakan sikat dari atas ke bawah dan sebaliknya posisi sikat gigi 45 derajatdi daerah perbatasan antara gigi & gusi
5)      Pilih sikat gigi yang benar: gagang lurus, kepala sikat sesuai dengan mulut, bulu sikat halus
6)      Gosok seluruh permukaan gigi, gusi serta lidah
b.      Pemberian Fluoride
Gunakan  odol secukupnya + fluor. Pemberian Fluoride untuk memperkuat gigi
c.       Makanan
1)      Makanan berserat seperti buah & sayuran,
2)      hindari makanan manis dan lengket
3)      juga makan di antara 2 waktu makan sesudah makan makanan tersebut, perlu berkumur atau sikat gigi --    
4)      Menu sesuai 4 sehat 5 sempurna
Kelengkapan gizi agar diperhatikan antara lain:
         Vitamin  D      Kekokohan tulang dan gigi
         Kalsium           Kuatnya terhadap kerapuhan
         Fluor                Ketahanan gigi terhadap asam
         Vit C               Ketahanan gusi terhadap iritasi
d.      Ke dokter gigi
Kontrol secara teratur 6 bulan sekali


CARA MENYIKAT GIGI

Langkah – langkah dalam menyikat gigi
1.      Persiapan alat
a.       Satu buah sikat gigi
b.      Gelas atau gayung berisi air
c.       Pasta gigi
d.      Lap dan handuk kering
2.      Cara kerja
a.       Cuci tangan
b.      Ambil dan dekatkan peralatan
c.       Keluarkan isi pasta gigi penuh dan merata pada permukaan sikat gigi
d.      Tutup kembali pasta gigi dan kembalikan pada tempatnya
e.       Mulailah berkumur dengan air
f.       Mulailah sikat gigi dari depan mengarah ke atas dan ke bawah
g.      Masukkan ke dalam dan mengarah keluar kanan dan kiri
h.      Buka mulut sikat gigi bagian bawah kearah kiri dan kanan
i.        Sikat gigi bagian atas kearah kiri dan kanan
j.        Sikat bagian depan yang dalam kearah luar atas dan bawah
k.      Sikat perbagian paling sedikit 10 kali
l.        Berkumur – kumur sampai mulut terasa bersih
m.    Lap atau keringkan mulut dengan handuk
n.      Rapikan alat – alat






DAFTAR PUSTAKA

Potter dan Perry. (2005) .Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik,Vol.1, Edisi 4. Jakarta: EGC.
Wartonah,T . (2006) . Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan  Jakarta: Salemba Medika.







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar